Cara mengatasi Net Framework error gagal Install
MEUTRAP – Pengunjung setia blog
Meutrap pasti pernah merasakan kegagalan pada saat menginstall
Net Framework 4 di computer anda, sahabat pasti merasa kesal dengan kejadian tersebut. Kejadian yang muncul dengan peringatan
Error HRESULT: 0xc8000222 ini membuat sahabat gagal menginstall
Net Framework
di komputer sahabat. Dari beberapa informasi yang telah kami dapat
menyebutkan bahwa error tersebut disebabkan karena terdapat Update
service pada Windows.
Sebenarnya fungsi Net Framework sangat banyak,
keterkaitannya dengan aplikasi lain membuat kita harus menginstall
aplikasi Net Framework supaya aplikasi tersebut dapat dijalankan
sepenuhnya. Pasti sahabat bertanya-tanya bagaimana apabila pada saat
menginstall aplikasi Net framework gagal atau error? Berikut ini Meutrap
telah rangkum beberapa cara mengatasi Net Framework error.
- Buka Command Prompt(CMD), bisa dilakukan dengan cara klik start Windows, ketikan CMD, kemudian enter.
- Pada CMD yang telah terbuka ketik perintah berikut : net stop WuAuServ , kemudian tekan enter, biarkan CMD nya tetap terbuka.
- Buka folder windows yang terdapat di drive C:\Windows.
- Carikan folder SoftwareDistribution yang terdapat di folder windows
tersebut, kemudian rename nama SoftwareDistribution menjadi
SDold(sebagai penanda folder).
- Buka kembali CMD tadi yang masih terbuka, ketik lagi perintah net start WuAuServ , kemudian tekan enter.
- Langkah terakhir install kembali Net Framework 4 sobat.
Note :
Jika folder SoftwareDistribution tidak berhasil anda rename, lakukan langkah berikut ini:
Langkah pertama :
- Buka Recycle Bin, hapus semua data yang ada di dalamnya, kemudian ulangi lagi cara di atas.
Langkah kedua :
- Klik Start, kemudian pilih Run.
- Ketik gpedit.msc lalu tekan enter.
- Buka User Configuration > Administrative Template > Windows Components > Windows Explorer.
- Klik dua kali pada "turnoff the caching of thumbnails in hidden
thumbs.db files", pilih "enable". Jika cara ini masih gagal lakukan
langkah terakhir.
Langkah ketiga :
- Matikan terlebih dahulu AutoUpdate Windows dengan cara buka :
Control Panel>System and Security > Windows Update >
Turnautomatic updating on or off.
- Pada Important updates pilih > Never check for updates (not recommended) > Klik Ok.
- Kemudian rename kembali folder SoftwareDistribution.
- Kalau sudah siap merubah nama folder SoftwareDistribution, jangan
lupa untuk mengaktifkan kembali Windows Update yang sudah dibuat Never
check for updates menjadi > Install updates automatically
(recommended).